KEBANGSAANKU.ID – Proses naturalisasi Ole Romeny masih terkendala. Calon pemain Timnas Indonesia yang gabung dengan FC Utrecht ini dipersiapkan untuk menghadapi Australia dalam laga ketujuh putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20 Maret 2025.
Namun Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, proses naturalisasi penyerang 24 tahun ini sedang berlangsung. Namun, berkas naturalisasi belum sampai ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Mengutip msn.com, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo beberapa waktu lalu menyatakan masih menunggu dokumen dari PSSI. Dengan kata lain berkas belum diajukan PSSI kepada Kemenpora.
Kejelasan tentang calon penyerang Timnas Indonesia ini disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Menurutnya, keterlambatan pengajuan berkas disebabkan beberapa faktor. Salah satunya karena sampai 20 Januari 2025 DPR RI reses.
“DPR lagi reses kan? Sampai tanggal 20 Januari. Jadi ya kita tunggu saja,” katanya. PSSI, masih punya waktu menyelesaikan proses administrasi sebelum batas akhir pendaftaran pemain ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) 13 Maret 2025.
Sedangkan melawan Australia, Timnas Indonesia akan dilaksanakan 20 Maret 2025. “Batas kita tanggal 13 Maret, untuk pendaftaran pemain-pemain. Yang pasti kita akan usaha terus,” ucap Arya.
Saat ini, lanjutnya, beberapa dokumen masih dalam proses pengurusan. “Berkas, ada beberapa berkas yang harus kita siapkan. Jadi sekarang belum kami submit ke Kemenpora,” jelasnya.
Sementara Ole Romeny sempat jadi sorotan setelah hdair saat Timnas Indonesia melawan Jepang dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 15 November 2024 lalu.
Romeny telah berkomitmen memperkuat Timnas Indonesia. (*)






