KOMUNITAS pengajian Paguyuban Salapan (Pasal) 88 berkolaborasi dengan komunitas pengajian Majelis Taklim Nurul Ilmi (MTNI) Balad 88 mendapat perhatian besar.
Tidak kurang dari 350 peserta dari komunitas alumni SMA, SMEA, STM se-Kota Bandung angkatan 1988 menjejali aula SMAN 9, mengikuti pengajian rutin yang digelar Minggu (8/12/2024), dengan penceramah Dudi Muttaqien.
Dalam ceramah bertema “Agar Amalmu Tidak Sia-sia”, Dudi menyampaikan tauziah yang sangat mengena. Namun dibawakan dengan gaya santai, diselingi guyonan hingga menimbulkan gelak tawa.
Dudi mengingatkan, menjalani kehidupan tidak boleh disertai perasaan sombong, ingin dinilai orang. Ini bentuk kelaiaian manusia kepada Allah.
“Kebiasaan kita itu karena ingin dinilai manusia bukan bukan karena Allah,” jelasnya. Agar amalan tidak sia-sia, maka harus tertuju kepada Allah Swt.
Sebelumnya, prosesi pengajian diawali dengan zikir yang dipimpin anggota komunitas Balad 88, ustadz Adam. Kemudian diikuti seluruh peserta hingga menggema keagungan Asma Allah.
Dalam kesempatan pengajian ini, MTNI menggelar prosesi Hari Jadi yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng.
“Kami merasa terhormat karena perayaan hari jadi digelar di SMAN 9,” kata Ketua Bidang Pengajian Pasal 88, Abu Andi As-syarijadi.
Pengajian ini menjadi saluran bagi anggota Balad 88, komunitas besar alumni SMA, SMEA, STM se-Bandung, meningkatkan silaturahmi sesama alumni.
(*)

