Raih 523.000 Suara, KPU Tetapkan Farhan-Erwin sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandung

Politik93 Dilihat

KEBANGSAANKU.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung secara resmi menetapkan Muhammad Farhan dan Erwin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih periode 2025-2030. Farhan-Erwin meraih 523 ribu suara atau 44,64 persen.

Penetapan digelar KPU Kota Bandung di Plaza Balai Kota Bandung (9/12/2025).

“Kota Bandung termasuk dari 40 persen yang tidak ada sanggahan ataupun gugatan. Jadi sampai kemarin tidak ada gugatan dari pihak manapun,” kata Ketua KPU Kota Bandung, Khoirul Anam Gumilar dikutip dari jabarprov.go.id.

Selanjutnya, diserahkan kepada DPRD Kota Bandung untuk pelantikan.

Menurut Khoirul, agenda selanjutnya membantu DPRD Kota Bandung mempersiapkan agenda pelantikan.

Pelantikan menurut rencana digelar 10 Februari 2025 untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Bupati dan Wakil Bupati.

Di tempat yang sama, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, Kota Bandung tengah menghadapi banyak persoalan krusial, seperti sampah, banjir, kemacetan lalu lintas, degradasi kualitas lingkungan, dan sejumlah persoalan sosial budaya yang relatif kompleks.

“Saya percaya, Muhammad Farhan dan Erwin mampu mengarungi tantangan tersebut. Insyaallah teriring doa, kami beserta seluruh aparatur Pemerintah Kota Bandung siap membantu merealisasikan janji-janji kampanye,” harapnya.

Selain jajaran aparatur Pemkot Bandung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) relatif efektif dalam menangani masalah-masalah lintas sektor.

“Di samping itu, ada pula sejumlah pihak yang selama ini biasa diajak diskusi terkait pembangunan Kota Bandung, seperti akademisi, komunitas, dan ormas/LSM,” bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung 2025-2030 Terpilih, Muhammad Farhan mengatakan, kolaborasi semua unsur menjadi bagian terpenting dalam pembangunan di Kota Bandung.

“Terima kasih kepada Pemkot Bandung, Forkopimda Kota Bandung, KPU, Bawaslu dan jajaran yang telah menyukseskan Pemilu di Kota Bandung berjalan aman dan damai,” katanya.

Farhan berjanji akan mengakselerasi pelayanan masyarakat. Salah satunya mengupayakan membuka kembali Bandara Husein Sastranegara.

“Komitemen kita untuk membuka kembali penerbangan dari dan ke Husein Sastranegara,” katanya.

Selain itu, kata Farhan, agenda utama yang akan dilaksanakan yaitu penanganan sampah.

“Agenda utama sampah dulu. Kenapa sampah? Karena masih harus ditangani hingga sekarang. Jadi konsen kita awal itu sampah,” tegasnya.

Selain itu, proyek ducting pun menjadi fokus untuk pembenahan lebih baik dalam kegiatan selama proyek dilaksanakan.

“Ini juga akan kita upayakan lebih baik dalam pelaksanaan proyek, sehingga tidak mengganggu lalu lintas dan kondisi jalan di Kota Bandung,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi menyampaikan, ada 4 poin yang harus dibenahi menjadi perhatian.

“Ada empat poin, pertama lingkungan yaitu sampah. Ini menjadi isu utama perhatian. Kedua masalah kemacetan. Ketiga terkait kesehatan, karena ini juga menjadi penting faktor yang prioritas di masa kepemilikan kepala daerah yang baru. Terakhir yaitu pendidikan, ada PPDB sebentar lagi, ini menjadi tantangan Pemkot Bandung ke depan,” jelasnya. (*)